manusia yang belajar jadi manusia.
Kadang yang menakutkan bukan monster di film, tapi manusia yang tersenyum di kehidupan nyata. Dua hari ini aku belajar satu hal: jadi manusia itu pekerjaan seumur hidup — dan tidak ada satu pun dari kita yang benar-benar lulus. Dua hari ini aku menyelesaikan drama “Walking on Thin Ice.” Thriller, crime, penuh ketegangan dan kebohongan. Tapi justru di situ aku belajar banyak tentang satu hal yang seharusnya paling sederhana — tapi ternyata paling rumit: jadi manusia. Lucu, ya. Kita lahir sebagai manusia, tapi seumur hidup justru belajar caranya jadi manusia. Katanya, manusia harus punya hati. Tapi entah sejak kapan hati diganti dengan logika untung-rugi. Katanya, manusia itu makhluk sosial. Tapi aku lihat sekarang, banyak yang lebih nyaman bersosialisasi dengan layar, bukan dengan manusia lain. Kadang aku berpikir: apa manusia benar-benar tahu artinya jadi manusia? Atau kita semua cuma aktor yang memainkan peran moral di panggung sosial? Semua tampak baik di permukaan, tapi di balik lay...