yang sedang aku pikirkan dan tak mungkin aku ucap
Kalau kendali ini boleh dilepas sebentar saja, mungkin mulutku sudah tak berhenti misuh dan muring sampai kering sendiri. Kata-kata kasar akan keluar tanpa sensor, tanpa jeda, tanpa peduli siapa yang berdiri di depan. Bukan cuma untuk orang-orang kantor yang hobi berlagak profesional tapi pikirannya sempit, tapi untuk siapa pun yang dengan percaya diri memamerkan kebodohannya. Kadang aku benar-benar ingin bertanya, apa mereka tidak pernah berpikir? Atau justru terlalu sering berpikir sampai isinya jadi kacau dan basi? Lucu sekali melihat orang-orang yang dengan entengnya mengomentari hidup orang lain, mengatur, menilai, menyusun standar seolah-olah mereka arsitek kehidupan paling benar. Padahal kalau cermin diajak bicara, mungkin cermin pun akan muak melihat pantulan wajah yang sama setiap hari, penuh tuntutan, kosong tanggung jawab. Orang-orang dari masa lalu juga tak kalah menarik. Bisa-bisanya datang dengan wajah tanpa malu, sambat tentang hidup yang katanya tidak adil. Seolah dunia...