every minutes matters.
Semarang Mountain Race, event yang sebenarnya dari awal nggak pengen-pengen banget diikuti karena sudah terlanjur daftar Tugu Muda Marathon. Mengingat kemampuan masih segitu-gitu aja dan race day-nya cuma selisih seminggu, ada rasa takut juga buat daftar. Tapi ya beginilah, kalau sudah pengen pasti harus keturutan. Akhirnya daftar juga event itu, modal nekat dan niat pengen finish. Latihan? Ya sewajarnya manusia saja, nggak yang gimana-gimana juga. Berjalannya waktu, sampailah ke hari yang ditunggu-tunggu. Hari H race semua terasa biasa saja. Dari start sampai antre turun ke sungai masih haha-hihi aja bawaannya. Sudah berasa Semarang Mountain and River daripada run, karena tiap beberapa ratus meter ketemu sungai lagi. Belum sampai WS 1, tiba-tiba kaki mulai terasa kram. Semakin dipaksa, semakin narik. Padahal dari awal sudah mikir mau ngejar waktu di turunan saja karena sadar diri kalau di tanjakan susah napas. Eh, belum WS 1 kok kaki sudah terasa berat begini. Di WS 1 akhirnya melipir...