Selasa, 17 Oktober 2023 0 comments

ada hari yang patut disyukuri.

Aku tahu kalau namaku dijual agar dia tak berlama-lama dan tidak berakhir yang bukan-bukan disana. Tapi aku bersyukur, ternyata tanpa aku minta dan sadari, semua yang aku panjatkan dipenuhi dan ditambah oleh pencipta. Orang-orang sepeduli itu denganku.

Masih ada namaku di hati mereka.

Selama ini aku sadar diri kalau aku bukan siapa-siapa. Aku juga tahu kalau aku orang baru dan antah berantah yang datang di sepertiga akhir proyek. Aku minoritas dan aku tidak berekspektasi kalau mereka akan menerima aku sebegininya. Aku terlanjur membuat batas yang jauh. Aku sering menghilang dan bersikap bodo amat kepada mereka. Aku terlalu takut untuk dekat karena aku cukup tahu aku siapa. 

Sampai aku perlu seseorang diantara mereka. Entah darimana keberanian itu timbul. Mulutku yang jarang memohon pertolongan, lancar saja meminta. Aku perlu kehadirannya agar aku merasa nyaman duduk di sana seharian. Entah dia hanya tidur atau bermain handphone karena aku hanya butuh keberadaannya.

Lepas itu semua, kembali seperti semula. Aku dan bentengku, mereka dan dunianya. Namun, semesta seperti merobohkan pertahananku. Semua yang aku kira tak mungkin terjadi malah berbalik. Uluran tangan mereka menggapaiku yang tenggelam cukup dalam dan dekap tangan mereka terlalu erat memelukku. 

Aku menjadi seperti ekor mereka. Setiap ada mereka, selalu ada aku. Mereka memberi porsi semampuku, tidak memaksaku menjadi orang lain, dan tidak menyuruhku untuk menjadi seperti mereka. Banyak hal yang terjadi pada hidup mereka, namun mereka tidak menggurui. Pahit, manis yang dijalani diceritakan agar kelak aku si anak tengah sudah punya contoh harus bersikap seperti apa.

Aku belum tahu akhir cerita ini tapi perasaanku saat ini, sangat bersyukur.

Aku yang jauh dari keluarga menjadi punya keluarga baru. Aku yang kadang bingung harus mencari pertolongan kemana, sudah tahu siapa yang bisa dan mau menolongku. Aku punya alarm pengingat kalau aku berbuat terlalu jauh.

Ada hari dimana aku merasa sendirian, seperti hari ini aku menuliskan cerita ini di cafe baru di kota yang selama ini belum pernah aku bayangkan bisa singgah di sini, bertemu mereka, orang-orang asing yang siap memelukku ketika aku membutuhkannya. Aku yang tak terlalu percaya diri dengan diriku kadang merasa tak pantas menerima perlakuan baik mereka. Namun, bisa jadi ini kumpulan doa-doa kedua orang tuaku yang tak pernah putus untukku.

Untuk kalian, orang asing yang mau menerimaku apa adanya, terimakasih sudah menemani diriku yang sering menghilang. Terima kasih sudah mau datang kepadaku yang jauh dari sempurna ini. Terima kasih telah singgah di hidupku yang biasa saja. Maaf kalau sudatu hari nanti aku kembali menghilang dan mungkin tidak kembali lagi.

Jumat, 13 Oktober 2023 0 comments

bolehkah aku bercerita?

Aku tahu sedihku tak sesedih milikmu, keluargaku tak sesibuk keluargamu, kisah cintaku tak serumit dirimu, atau traumaku tak sedalam traumamu. Tapi apa kau pernah mendengarkan ceritaku? Lalu, darimana kamu menilainya? Bagaimana kamu membandingkannya? 

I don't know what happen to me. But I feel this is the right time to explode. This is the time i must tell you my opinion. So please listen to me carefully because aku hanya akan mengatakannya sekali saja. 

Kamu yang mengaku sangat tahu aku dan aku percaya itu. Sekian lama aku hanya diam dan mengikuti alur ceritamu, sekarang aku sudah merasa tak sejalan dan semoga semua akan tetap baik-baik saja setelah aku mengatakan apa yang ada di kepalaku. Aku tahu, kamu juga lelah. Kamu juga berat menjalani ini semua. Tapi yang harus kamu tahu, aku juga merasakannya. Bukan hanya kamu.

Aku seperti kembali ke cerita yang lalu. Berada di pusaran badai yang sama. Keduanya saling diam dan aku yang di dalamnya dipaksa memilih untuk ikut yang mana. Tapi yang kali ini aku tak merasa ada yang benar dan tetap menjadi hakku kan untuk berada dimana? 

Untuk yang hari ini aku tak bisa memilih. Aku berusaha menutup luka di sisi kanan dan kiri. Namun sisanya, hanya kamu dan dirinya yang bisa perbaiki. Katamu butuh waktu. Ya, aku akan tunggu semampuku  untuk itu. Sampai waktu yang aku tentukan dan tidak ada apapun yang terjadi, jangan salahkan aku bila ku menghilang.

Aku lelah berada di antara, di tengah dua orang yang sama-sama ingin dimengerti tanpa mau memahami satu sama lain. Lalu, hanya ada aku yang terpaksa mengerti dan memahami kalian tanpa ada imbal baik yang ku dapatkan. Jangan paksa aku membenci kalian! Cukup beri aku batasan agar aku tak menggangu hidup kalian yang hanya ingin dimengerti. 

Kamis, 12 Oktober 2023 0 comments

read this when you sad.

Enjoy your feeling! Nikmati itu selagi kamu bisa bersedih. Menangislah selagi air matamu ada, kalau hal itu bisa melegakan hatimu. Apalagi beberapa hari lalu, sesak di dadamu sulit mereda karena kamu tak bisa menangis. Jadi nikmati dan syukuri apa yang kamu rasakan hari ini.

Tapi yang perlu kamu ingat, masih banyak hal yang patut membuatmu bangga atas segala hal yang sudah kamu lalui. Masih banyak orang yang sayang dan peduli padamu walau cara mereka untuk mengungkapkannya berbeda-beda. Masih banyak tempat yang belum kamu kunjungi. Masih banyak barang yang pengen kamu beli.

Sudahi sedihmu malam ini, ya. Ga usah kebanyakan mikir omongan orang lain, mereka kalau ngomong juga nggak pake mikir kok dan memang ga semua orang perlu kamu baikin. Kamu ga bisa bikin semua orang bahagia, kamu ga akan mampu. 

Sudah, besok kamu harus kembali berperang. Kembali menjadi kamu yang bodo amat dan sok misterius. Jadi kamu yang mulai berani membenci orang dan gak peduli sama asumsi orang lain yang nggak bisa kamu kontrol.

Jangan terlalu keras sama dirimu! Ga usah gengsi buat turunin ekspektasimu sendiri. Hidup tetep terus jalan, ga peduli gimana perasaanmu ataupun mood-mu hari ini. Jangan merasa dirimu penting!

Aku ga bakal semangatin kamu karena percuma, bukan itu yang pengen kamu denger kan? Sabar aja kalau emang sudah waktunya dan Tuhan mengijinkan, kamu bakal dapat yang kamu mau kok. Kamu anak baik, anak cantik, dan kamu pantes buat dapetin apa yang kamu mau. You deserve peace, rest, healing, and happy. Sabar aja, Tuhan udah siapin bagianmu. Sudah, jangan sedih lagi. 

 
;