Jumat, 13 Oktober 2023 0 comments

bolehkah aku bercerita?

Aku tahu sedihku tak sesedih milikmu, keluargaku tak sesibuk keluargamu, kisah cintaku tak serumit dirimu, atau traumaku tak sedalam traumamu. Tapi apa kau pernah mendengarkan ceritaku? Lalu, darimana kamu menilainya? Bagaimana kamu membandingkannya? 

I don't know what happen to me. But I feel this is the right time to explode. This is the time i must tell you my opinion. So please listen to me carefully because aku hanya akan mengatakannya sekali saja. 

Kamu yang mengaku sangat tahu aku dan aku percaya itu. Sekian lama aku hanya diam dan mengikuti alur ceritamu, sekarang aku sudah merasa tak sejalan dan semoga semua akan tetap baik-baik saja setelah aku mengatakan apa yang ada di kepalaku. Aku tahu, kamu juga lelah. Kamu juga berat menjalani ini semua. Tapi yang harus kamu tahu, aku juga merasakannya. Bukan hanya kamu.

Aku seperti kembali ke cerita yang lalu. Berada di pusaran badai yang sama. Keduanya saling diam dan aku yang di dalamnya dipaksa memilih untuk ikut yang mana. Tapi yang kali ini aku tak merasa ada yang benar dan tetap menjadi hakku kan untuk berada dimana? 

Untuk yang hari ini aku tak bisa memilih. Aku berusaha menutup luka di sisi kanan dan kiri. Namun sisanya, hanya kamu dan dirinya yang bisa perbaiki. Katamu butuh waktu. Ya, aku akan tunggu semampuku  untuk itu. Sampai waktu yang aku tentukan dan tidak ada apapun yang terjadi, jangan salahkan aku bila ku menghilang.

Aku lelah berada di antara, di tengah dua orang yang sama-sama ingin dimengerti tanpa mau memahami satu sama lain. Lalu, hanya ada aku yang terpaksa mengerti dan memahami kalian tanpa ada imbal baik yang ku dapatkan. Jangan paksa aku membenci kalian! Cukup beri aku batasan agar aku tak menggangu hidup kalian yang hanya ingin dimengerti. 

Kamis, 12 Oktober 2023 0 comments

read this when you sad.

Enjoy your feeling! Nikmati itu selagi kamu bisa bersedih. Menangislah selagi air matamu ada, kalau hal itu bisa melegakan hatimu. Apalagi beberapa hari lalu, sesak di dadamu sulit mereda karena kamu tak bisa menangis. Jadi nikmati dan syukuri apa yang kamu rasakan hari ini.

Tapi yang perlu kamu ingat, masih banyak hal yang patut membuatmu bangga atas segala hal yang sudah kamu lalui. Masih banyak orang yang sayang dan peduli padamu walau cara mereka untuk mengungkapkannya berbeda-beda. Masih banyak tempat yang belum kamu kunjungi. Masih banyak barang yang pengen kamu beli.

Sudahi sedihmu malam ini, ya. Ga usah kebanyakan mikir omongan orang lain, mereka kalau ngomong juga nggak pake mikir kok dan memang ga semua orang perlu kamu baikin. Kamu ga bisa bikin semua orang bahagia, kamu ga akan mampu. 

Sudah, besok kamu harus kembali berperang. Kembali menjadi kamu yang bodo amat dan sok misterius. Jadi kamu yang mulai berani membenci orang dan gak peduli sama asumsi orang lain yang nggak bisa kamu kontrol.

Jangan terlalu keras sama dirimu! Ga usah gengsi buat turunin ekspektasimu sendiri. Hidup tetep terus jalan, ga peduli gimana perasaanmu ataupun mood-mu hari ini. Jangan merasa dirimu penting!

Aku ga bakal semangatin kamu karena percuma, bukan itu yang pengen kamu denger kan? Sabar aja kalau emang sudah waktunya dan Tuhan mengijinkan, kamu bakal dapat yang kamu mau kok. Kamu anak baik, anak cantik, dan kamu pantes buat dapetin apa yang kamu mau. You deserve peace, rest, healing, and happy. Sabar aja, Tuhan udah siapin bagianmu. Sudah, jangan sedih lagi. 

Sabtu, 02 September 2023 0 comments

sepiring nasi goreng untukku sendiri.

Biasanya aku tak mengapa duduk sendirian menghabiskan sepiring nasi goreng. Tak papa, menikmati secangkir kopi sendiri. Berani berjalan keluar sendirian kemana-mana. Tapi aku yang hari ini sedang tak ingin sendirian. Aku yang hari ini butuh seorang teman bercerita. 

Aku sedang lelah mendengar cerita yang sebenarnya membebaniku. Cerita cinta sepasang manusia yang sebenarnya hanya terhalang oleh gengsi dan ego masing-masing. Bertanya harus berbuat apa namun sebenarnya ia hanya butuh validasi kalau apa yang ia perbuat selalu benar. Kisah hubungan orang tua dan anak yang tak selalu baik-baik saja. Ataupun pengalaman hidup yang sebenarnya lebih pahit dari yang aku simpan. Semua beradu seolah yang paling gelap. Apa mereka mau bertanya bagaimana dengan ceritaku?

Aku yang hari ini tak sedang ingin mendengar. Aku yang hari ini sedang berada di puncak egoku hanya ingin di dengar oleh seseorang. Namun semua seakan menghindar ketika egoku di ujung lidah. Tapi aku masih tak bisa meminta. Semua ketakutan sudah menghadang sebelum aku berekspektasi. Aku tak pernah ada gairah untuk memohon.

Nanti ketika egoku mulai turun dan aku perasaan lelah ku tak kunjung reda, aku akan menghilang. Walau sekarang aku belum tahu mau kemana, yang pasti aku akan terus mencari seseorang yang pas untuk mendengar ceritaku yang sama sekali belum terungkap secara utuh.

Sekarang, aku titip maaf dahulu kalau tiba-tiba si pendengar ini menghilang. Mungkin saat itu tiba, aku sudah berada di tengah cerita lain atau semoga aku sudah menemukan pendengarku.

 
;