Niat awal buka sosmed biar terhibur malah kita makin dikibulin sama semesta. Kita pikir kita udah jadi manusia terbahagia sedunia dengan segala yang dijalani tapi nyatanya. Buka sosmed malah bukan bikin terhibur malah bikin insecure. Bibit-bibit cemburu malah makin dipupuk, sebentar lagi panen.
Mengintip secuil kehidupan orang lain ternyata bahaya untuk mental.
Awalnya cuma pengen tahu, si- A sekarang kayak apa ya? Dulu kan dia suka jualan di sekolah buat tambahan uang saku, kuliah juga jalur bidik misi malah berujung mengumpat. Dunia nggak adil banget. Kok dia bisa jadi sukses. Aku yang jauh punya privilege malah stuck gini-gini aja, punya orang dalam kali ya. Apa jangan-jangan dia nge- cheat pake Game Shark?
Hey, poros semesta nggak ada di dirimu. Hidup bukan perlombaan, bukan tentang siapa dulu yang sukses, siapa yang duluan nikah. Mau jadi yang pertama mati? Enggak, kan. Rumput tetangga punya kekuatan magis kayak pelakor, selalu lebih menggoda. Tapi kamu nggak tahu kan, itu sintetis apa asli.

