Postingan

Jika Aku Lahir Kembali

Banyak permohonan aneh yang kadang terlontar dari hati. Tiap kali terucap, aku tak tahu sebenarnya apa yang aku maksud. Entah ini permintaan bodoh atau memang aku yang terlalu takut untuk melanjutkan hidup. Terombang-ambing tak tentu arah dalam kehidupan yang fana. Apa yang ada di dalam hati, sering kali tak sejalan dengan apa yang terjadi. Akal sehat dan logika tak lagi seirama. Tak dapat lagi membedakan kehendak diri sendiri dengan kehendak duniawi. Template. Fase hidup manusia sekarang sama. Lahir, belajar, bekerja, berkembang biak. Tak salah memang. Tapi, apakah itu kehidupan yang benar-benar ingin dijalani? Tak dapat dipungkiri kalau kita hidup sesuai dengan "apa kata orang". Orang disini bisa diartikan orang lain atau orang terdekat kita. Buktinya? Lahir, kita tak punya pilihan untuk terlahir dari rahim ibunya mana. Kaya atau miskin. Latar belakang budaya, suku, agama, atau ras yang mana. Kalo boleh memilih, saya juga mau. Cari ibu yang secantik Sophia Latjuba, se...

Postingan Pertama Untuk Yang Kedua

  Hello world! Sesuai judul, sebenernya ini bukan blog pertama saya. Dulu, dulu banget, sebelum rasa malas mendera dan mendarah daging, saya sempat membuat blog. Ya, walaupun entah ada yang mampir atau tidak. Langsung aja kita kenalan, nggak perlu basa-basi yang busuk lagi. Sudah terlalu sering soalnya. Saya, sudarnowati . Jelas ya, karena pake "wati" dipastikan saya berjenis kelamin perempuan. Asalnya dari daerah yang berlokasi di  garis 6 0 50’ – 7 o 10’ Lintang Selatan dan garis 109 0 35’ – 110 0 50’ Bujur Timur secara astronomi. Walau lahir dan besar disana tapi saya ditempa di banyak tempat yang berbeda. Seperti sekarang, saya sedang berada di sebuah kota, tempat para pendahulu negara ini lahir. Semoga saya juga bisa mengikuti jejak mereka, ya.  Saya sedang menempuh pendidikan sekarang.  Jauh dari dunia tulis-menulis sebenarnya. Tapi saya ingin abadi seperti Opa Pram. Walau bumi sudah melumatnya, karyanya tetap dikenang. As you know, say...