Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

aku belum bisa membencimu.

Hal yang sedari dulu aku hindari malah terjadi dengan manusia yang tak pernah kuduga sepertimu. Iya, dulu aku paling benci dengan hal yang berbau cinta. Seolah semua yang bersinggungannya akan menghancurkanku perlahan suatu hari nanti. Tak ada yang kekal dengan cinta kecuali deritanya.  Banyak pertanyaan kupendam sendiri. Apa semua makhluk diciptakan berpasangan? Kalau benar mengapa rasio perbandingan lelaki dan perempuan tak seimbang? Mengapa manusia harus berpasangan bila bisa mendapatkan bahagianya sendiri? Itu yang terus aku patri dalam kepala sampai orang aneh sepertimu melepasnya paksa.  Lucu ya, aku luluh dengan orang sepertimu. Seseorang yang biasa saja namun pesona bagai pangeran yang memberiku harapan, buaian cinta, dan masa depan. Kamu terlalu mudah untuk dikagumi baik lewat tindakan sederhana yang selalu berhasil membuatku terheran, tutur katamu yang tajam namun selalu benar, atau wajahmu yang tak terlalu tampan tapi juga tak pernah membosankan. Semua yang ada dala...

semua harus usai malam ini.

Kecemasan beberapa bulan belakangan, harus usai malam ini. Semua yang berenang di kepala dan suara bising yang merambat lewat daun telinga harus mulai tahu tujuannya ketika hari ini selesai. Hal-hal yang menganggu tak boleh lagi ikut aku.  "Ini bukan kamu yang biasanya. Lagi kemana yang biasanya?" Lewat pertanyaan itu, aku mulai sadar. Iya, kemana aku yang biasanya. Aku perlahan meninggalkan tawaku dan sekarang aku benar-benar lupa bagaimana aku yang dulu. Usai peristiwa Jumat itu, jiwaku menjadi goyah. Telingaku yang sudah aku sumpal dengan earbuds masih kurang kuat hingga aku harus mendengar obrolan dia dengan teman kuliahnya yang juga temanku. Perang dingin masih berlangsung kala itu. Dia masih diam dan akupun melakukan hal yang sama. Suasana kantor sepi tapi ketenangan itu redam ketika Ia berteriak mengaku tak punya teman. Aku yang mendengarnya hanya terdiam dan langsung menaikan volume lagu yang kuputar. Segelintir orang langsung menatapku tajam. Aku berpura tak melihat ...